Gandeng MegaFon, Huawei Siap Kembangkan 5G


5G

        Disaat Indonesia baru menerapkan generasi ke empat perkembangan komunikasi atau yang biasa dikenal dengan sebutan 4G, teknologi generasi ke-5 atau 5G kini tengah disiapkan.

        Dijelaskan oleh Daniel Joseph Kelly, Vice President and Head of International Media Affairs, Huawei Technologies, dalam teknologi 5G ini memiliki kecepatan hingga 10Gb per detik sehingga bisa dibayangkan untuk mengunduh file berat hanya dibutuhkan waktu beberapa detik saja.

        Daniel juga menjelaskan bahwa teknologi 5G ini memiliki keefektifan 3 kali lipat dari 4G dalam penggunaan spektrum sehingga bisa efektif dalam pemanfaatan jaringan.

        Untuk pengembangan generasi ke lima tersebut, Huawei telah menandatangani nota kesepahaman dengan MegaFon, operator terbesar kedua di Federasi Rusia, untuk membangun jaringan 5G yang akan beroperasi selama Piala Dunia FIFA 2018. Huawei juga telah bekerja sama dengan sejumlah negara seperti Korea, Jepang, Rusia, dan China.

        Uji coba pertama akan dilakukan di Rusia yang akan memberikan kesempatan bagi MegaFon dalam mengembangkan standar komunikasi yang akan diadopsi di beberapa titik di seluruh dunia. Huawei juga akan menguji peralatan terminal yang akan digunakan untuk mengukur kinerja teknologi mobile tersebut dalam percobaan zona yang akan mencakup 11 kota.

        Meskipun demikian, Daniel meminta konsumen untuk bersabar, karena pengembangan teknologi 5G ini membutuhkan waktu yang tidak sedikit.

Gandeng MegaFon, Huawei Siap Kembangkan 5G

Disaat Indonesia baru menerapkan generasi ke empat perkembangan komunikasi atau yang biasa dikenal dengan sebutan 4G, teknologi generasi ke-5 atau 5G kini tengah disiapkan. Dijelaskan oleh Daniel Joseph Kelly, Vice President and Head of International Media Affairs, Huawei Technologies, dalam teknologi 5G ini memiliki kecepatan hingga 10Gb per detik sehingga bisa dibayangkan untuk mengunduh file berat hanya dibutuhkan waktu beberapa detik saja. Daniel juga menjelaskan bahwa teknologi 5G ini memiliki keefektifan 3 kali lipat dari 4G dalam penggunaan spektrum sehingga bisa efektif dalam pemanfaatan jaringan. Untuk pengembangan generasi ke lima tersebut, Huawei telah menandatangani nota kesepahaman dengan MegaFon, operator terbesar kedua di Federasi Rusia, untuk membangun jaringan 5G yang akan beroperasi selama Piala Dunia FIFA 2018. Huawei juga telah bekerja sama dengan sejumlah negara seperti Korea, Jepang, Rusia, dan China. Uji coba pertama akan dilakukan di Rusia yang akan memberikan kesempatan bagi MegaFon dalam mengembangkan standar komunikasi yang akan diadopsi di beberapa titik di seluruh dunia. Huawei juga akan menguji peralatan terminal yang akan digunakan untuk mengukur kinerja teknologi mobile tersebut dalam percobaan zona yang akan mencakup 11 kota. Meskipun demikian, Daniel meminta konsumen untuk bersabar, karena pengembangan teknologi 5G ini membutuhkan waktu yang tidak sedikit.

Labels:

Post a Comment

Jangan buang waktu percuma untuk membuat komentar SPAM atau sekedar mencari backlink. Karena kedua komentar tersebut akan langsung dihapus.
Admin online 12/7

Author Name

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Theme images by Ollustrator. Powered by Blogger.